hmm..
kalau bisa dibilang, visual fakers kita emang gatau kapan beridirinya,
tapi sejarahnya, kita terbentuk dari komunitas awal yang bernama "dark of brother ",
dark of brother sempat vaccum dan ntah bagai mana kabarnya, dari situ anak2 dark of brother membentuk lagi sebuah komunitas, sbenernya memang anak2 asal2an aja ngomng mu buat komunitas lagi, tapi ternyata rezim dark of brother bisa di ganti dengan visual fakers yang sekarang, hmm...
tapi vfakers pertama terlahir di sebuah acara kecil, di kafe prefere..
disitu tempat pertama kali kita kumpul banyakan...
yah kira2 bulan juli....
mungkin disitu jadi hari jadinya vfakers...
hehehehehe....
kita ga pernah nyangka komunitas vfakers bakal kaya gini, hahahahaha...
klo di inget2, kita sempet kaget klo kita punya anggota hampir 50 orang..
hehehe...
harapannya anak2 vfakers bakal bisa tetep kaya gini trus, dan satu yang aq penegn sih, kita punya tempat usaha sekaligus tempat kita ngumpul trus2an sampe kedepannya,hahahahahahaha...
^^ thanks bgt ya buat anak2 vfakers smuanya...
Akhir2 ini udah banyak banget komunitas2 jepang di bandung, dari mulai komunitas anime, cosplay, manga, J_pop, j_rock, J_visual, dan komunitas2 yang lainnya. tapi komunitas2 japan di indonesia masih termasuk bagian minoritas dari minoritas.
Mungkin memang masih terbentur selera orang indonesia terhadap kebudayaan jepang masih minim. karena kurangnya promosi dari media-media di indonesia. pemikiran orang-orang awam terhadap musik, dan hal-hal yang berhubungan dengan kebudayaan jepang masih terlalu banyak yang beranggapan ke-kanak2an. karena pada umumnya jepang memang dikenal oleh orang banyak tentang anime, cosplay, komik/manga, dll.
Memang anime & manga dibuat untuk anak2 yang umurnya rata2 8 tahun. tapi kebanyakan mereka membuat anime dan manga bukan untuk di konsumsi untuk anak2. karena dari segi cerita, gambar, yang bisa menjadi provokatif ke arah yang buruk terhadap perkembangan anak2 dibawah umur 10 tahun.
musik genre pop di jepang sebenarnya lebih banyak dikenal oleh dunia. tetapi sbenarnya yang menjadi ciri khas jepang terdapat di Genre musik visual-kei dan genre musik sejenisnya. karena ciri khas fashion yang kental pada genre musik tersebut. tetapi bukan berarti mereka lebih mengutamakan style daripada skill. skill mereka lebih bisa dibilang diatas angin.. dan mereka layak di sejajarkan dengan pemusik2 rock dunia. ciri khas musik2 jepang terdapat juga di bahasanya. mereka berani memainkan musik mereka ke dunia dengan bahasanya mereka sendiri. tapi justru itu menjadi kelemahan mereka, bahasanya menjadi penghalang di dunia untuk ngebuat mereka maju di langkah permusikan dunia.
tapi ngga sedikit yang menyukai musik jepang di dunia ini. banyak yang rela belajar bahasa jepang untuk bisa membuat lagu jepang, atau jg untuk mengerti lagu2 dari musik2 orang jepang. itulah yang membuat saya terpesona terhadap musik2 jepang.
- saiha setsuna -
